Jasa Raharja. ANT/Andika Wahyu.
Jakarta: Selain menggarap holding BUMN perbankan tahun ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga sedang menggodok terbentuknya holding BUMN asuransi.
Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan PT Jasa Raharja (Persero) diusulkan untuk menjadi induk holding BUMN asuransi.
"Yang jadi lead holding Jasa Raharja," kata Gatot di Gedung Taspen, Jakarta, Minggu, 22 April 2018.
Ia menjelaskan saat ini pihaknya sedang mengatur dan menggodok rencana pembentukan holding tersebut. Adapun pertimbangan pembentukan holding asuransi adalah untuk membentuk perusahaan asuransi yang kuat.
"Asuransi juga sambil jalan. Sekarang diatur, asuransi kan banyak termasuk anak-anak usahanya juga," sebut dia.
Rencananya, lanjut Gatot, Senin 23 April Kementerian BUMN akan membicarakan mengenai pembentukan holding BUMN asuransi ini. Pembentukan Himpunan Bank Negara (Himbara) akan menjadi contoh dalam pembentukan holding BUMN asuransi.
"Senin besok kita kumpul untuk model seperti himbara, ini modelnya asuransi. Kita harapkan kita punya asuransi yang kuat," pungkas dia.
Seperti diketahui, rencana anggota holding BUMN asuransi adalah PT Asuransi Jasindo (Persero), PT Askrindo (Persero) dan PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero). Selain itu holding juga akan memasukan akan ada dua perusahaan reasuransi, yakni PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) dan PT Reasuransi Nasional Indonesia.
(SAW)
No comments:
Post a Comment