Jakarta: Perluasan sistem ganjil genap selama pelaksanaan Asian Games 2018 di DKI Jakarta dipastikan bakal terlaksana Juli 2018. Hasil kajian menunjukkan kebijakan tersebut bisa mengurangi jumlah kendaraan secara signifikan.
"Dari modeling sistem ganjil genap yang kita lakukan minimal 30 persen bisa tereduksi dari kemacetan yang ada," ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Sigit Wijatmoko di Polda Metro Jaya, Senin, 25 Juni 2018.
Kebijakan ini rencananya bakal berlangsung selama 15 jam per hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB. Jalur alternatif serta penambahan layanan transporasi masal disiapkan agar warga bisa beraktivitas dengan normal.
"Jalur alternatif kita siapkan di materi sosialisasi, termasuk juga memastikan akses dan adanya layanan terhadap masyarakat untuk tetap beraktifitas dengan pelayanan dan penambahan jumlah dan rute TransJakarta," papar dia.
Tak hanya itu, Dishub DKI juga menerapkan skema penutupan gerbang tol dalam kota, terutama angkutan barang. Namun, kebijakan ini bakal diterapkan sesuai kondisi di lapangan saat situasi padat kendaraan.
"Terkait pintu tol ini sifatnya situasional, kemarin survei jalur tidak sampai permanen, beda dengan perluasan ganjil genap," kata dia.
Sigit optimistis kebijakan yang telah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat ini bakal dipahami warga DKI Jakarta. Terlebih, kata dia, sosialisasi sudah dilakukan jauh hari untuk mendukung pelaksanaan pertandingan Asian Games.
"Disosialisasikan dengan waktu yang cukup panjang, kita tidak ingin akses masyarakat terganggu, pembatasan mobil barang juga jalan tol lain tetap diizinkan," tandasnya.
Nantinya, sistem ganjil genap edisi baru tersebut bakal diterapkan terutama jalur yang dilalui atlet mulai dari wisma menuju venue pertandingan. Sesuai standar Organizing Committee of Asia (OCA), waktu tempuh perjalanan tak boleh lebih dari 34 menit.
Baca: Selama Asian Games, Ganjil Genap Berlangsung 15 Jam
Lokasi sistem ganjil genap yang selama ini sudah berjalan sejak tanggal 30 Agustus 2016 seperti di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto bakal dipertahankan. Uji coba yang dilakukan pun bakal menentukan evaluasi kelancaran lalu lintas.
Rencana perluasan lokasi ganjil genap meliputi: di Jalan S Parman, Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan DI Panjaitan, Jalan A Yani dan Jalan Perintis Kemerdekaan. Penerapan serupa juga berlaku di jalan Arteri Pondok Indah Jakarta Selatan, Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan, dan Jalan Benyamin Sueb Jakarta Pusat.
(OGI)
http://news.metrotvnews.com/metro/gNQnrEWb-perluasan-ganjil-genap-mereduksi-30-persen-kemacetan
No comments:
Post a Comment