Militan Taliban berfoto bersama warga di tengah momen gencatan senjata di Jalalabad, Afghanistan, 16 Juni 2018. (Foto: AFP/NOORULLAH SHIRZADA)
Baghdis: Kelompok militan Taliban membunuh 30 prajurit Afghanistan dalam penyergapan terpisah di dua pos pemeriksaan di provinsi Baghdis, Rabu 20 Juni 2018. Kabar disampaikan kantor gubernur setempat kepada kantor berita Reuters.
Serangan terjadi beberapa hari usai Taliban mengaku akan melanjutkan pertempuran, meski Presiden Ashraf Ghani memperpanjang gencatan senjata momen Idul Fitri hingga 10 hari ke depan.
Gencatan senjata yang diterapkan Taliban sudah berakhir pada Minggu 17 Juni.
Grup ekstremis Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas ledakan di provinsi Nangarhar yang menewaskan 36 orang pada 17 Juni.
Total kematian akibat serangan ekstremis di Afghanistan selama periode gencatan senjata mencapai lebih dari 50 orang.
Dalam sebuah pernyataan pada akhir pekan kemarin, Taliban menegaskan kembali syarat untuk menggelar dialog damai. Salah satu syarat itu adalah Taliban hanya mau bernegosiasi langsung dengan Amerika Serikat, dan juga meminta agar pasukan asing meninggalkan Afghanistan.
Taliban melanjutkan pemberontakan kepada pemerintah Afghanistan sejak sempat terusir oleh pasukan NATO pada 2001.
(WIL)
No comments:
Post a Comment