Atlet panahan Tajikistan, Umedzhon Khudoyarov (INASGOC/Antara/Aditya Pradana Putra
Jakarta: Atlet panahan Tajikistan, Umedzhon Khudoyarov, mengaku senang dapat merayakan Iduladha di Indonesia. Ia tidak merasa kesepian meski jauh dari keluarga karena banyaknya umat muslim di Nusantara.
"Saya senang bisa merasakan Iduladha di Indonesia, saya tidak merasa kesepian karena semua muslim di dunia ini bersaudara," kata Umed, sapaan Umedzhon, kepada Antara, Rabu (22/8).
Baca: Tiongkok Masih Dominan, Indonesia Bertahan di Empat BesarUmed mengakui ada perbedaan dalam peryaan Iduladha di antara kedua negara. Yang paling kentara adalah waktu libur Iduladha di Tajikistan adalah tiga hari.
"Kita bisa datang ke rumah mana saja yang kita mau. Mereka akan menghidangkan pilaf (nasi yang dihidangkan dengan wortel, bawang, telur, dan daging)," ujarnya.
Meski tidak dapat merasakan masakan khas negaranya, Umed mengaku tetap senang karena bisa merasakan masakan khas Indonesia.
"Makanan Indonesia enak, lidah saya tidak ada masalah dengan itu. Jakarta sangat besar, saya ingin mengelilingi semuanya," pungkasnya.
Video: Suka Duka Atlet Asing Peserta Asian Games Rayakan Iduladha di Indonesia
(FIR)
No comments:
Post a Comment