Jakarta: Salah satu nutrisi yang penting dan dibutuhkan bagi tumbuh kembang bayi adalah protein hewani. Protein hewani bisa berasal dari daging, ikan, susu, dan juga telur.
Protein hewani yang diberikan kepada bayi yang berusia kurang dari dua tahun sebaiknya juga disesuaikan dengan kemampuan oromotor bayi.
Jika bayi tidak mendapatkan asupan protein hewani yang cukup akan berdampak pada tumbuh kembang mereka, salah satunya adalah stunting.“Stunting pada balita di Indonesia disebabkan karena asupan protein hewani yang tidak adekuat pada dua tahun pertama kehidupan,” ujar Dr dr Damayanti R.Sjarif, Sp.A(K), Konsultan Nutrisi Metabolik Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSCM pada acara Diskusi Nutrisi dan Tumbuh Kembang Anak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin 13 Agustus 2018.
Untuk itu, menurut Damayanti dalam memberikan MPASI untuk bayi kurang dari dua tahun, harus melengkapi zat gizi yang sudah tidak terpenuhi kebutuhannya oleh ASI eksklusif yaitu energi sebanyak 30 persen, protein yang berkualitas tinggi sebanyak 20 persen, zat besi sebanyak 97 persen, seng 80 persen, vitamin A 30 persen, dan kebutuhan gizi lainnya.
“Oleh sebab itu, tidak dapat dipenuhi dengan pemberian tepung beras saja, atau buah dan sayur saja,” tutur Damayanti.
Ia juga mengatakan jika tidak bisa membuat MPASI rumahan, bisa memilih untuk menggunakan MPASI yang sudah difortifikasi dan memiliki izin edar demi keamanan bagi bayi Anda.
Lihat video:
(DEV)
No comments:
Post a Comment