Rechercher dans ce blog

Saturday, June 30, 2018

Bank Dunia Prediksi Ekonomi Sri Lanka Tumbuh 4,3%

Kolombo: Bank Dunia atau World Bank memperkirakan perekonomian Sri Lanka tumbuh 4,3 persen dalam jangka menengah. Namun, Bank Dunia menegaskan, pencapaian itu bisa terjadi jika pemerintah tetap berkomitmen penuh terhadap agenda reformasi di Sri Lanka.

Menurut media lokal, Bank Dunia menganjurkan Pemerintah Sri Lanka untuk tetap berkomitmen terhadap agenda reformasi yang ditujukan untuk meningkatkan daya saing, tata kelola pemerintahan, dan manajemen keuangan publik jika ingin mencatat pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

"Perekonomian diperkirakan akan pulih dari basis rendah dan tumbuh sekitar 4,3 persen dalam jangka menengah. Kondisi itu didorong oleh konsumsi dan investasi swasta," kata laporan itu, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 30 Juni 2018.

Lebih lanjut, Bank Dunia memperingatkan bahwa pemilu mendatang tetap merupakan risiko terbesar dengan jendela reformasi berpotensi menyempit dengan cepat. Tentu diharapkan hal itu tidak terjadi karena bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, upaya memitigasi risiko harus terus dilakukan.

Ekonom Senior Bank Dunia Ralph Van Doorn mengatakan lingkungan politik yang menantang telah memperlambat agenda reformasi dan tetap menjadi risiko utama pada prospek jangka menengah yang menguntungkan.

"Langkah Sri Lanka menuju status pendapatan menengah atas dan pekerjaan yang lebih banyak serta lebih baik bergantung pada daya saing ekonomi dan kemampuannya untuk mengejar model pertumbuhan yang dipimpin sektor investasi dan diperdagangkan swasta," kata Ralph.

Namun, ia memuji Pemerintah Sri Lanka karena memperkenalkan beberapa reformasi utama, termasuk Undang-Undang Pendapatan Darat (IRA), formula harga bahan bakar transparan, penyusunan Undang-Undang Keuangan Publik baru, dan penerapan satu jendela bagi para investor.

(ABD)


Let's block ads! (Why?)

http://ekonomi.metrotvnews.com/globals/Wb7JmJMN-bank-dunia-prediksi-ekonomi-sri-lanka-tumbuh-4-3

No comments:

Post a Comment

Search

Featured Post

Comcast reluctantly agrees to stop its misleading “10G Network” claims - Ars Technica

Enlarge Comcast Comcast has reluctantly agreed to discontinue its "Xfinity 10G Network" brand name after losing an appeal of...

Postingan Populer